News  

Pencuri Spesialis Onderdil Truk Dilumpuhkan Polisi

INDOKRIMINAL – Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta berhasil mengungkap tindak pidana pencurian, spesialis pencurian onderdil kendaraan besar lintas wilayah, pelaku Sutrisno (43) diringkus polisi saat hendak kembali beraksi di wilayah Jakarta Utara.

Terungkapnya kasus ini berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di jalan yang dilintasi pelaku, mendengar informasi itu polisi bergegas melakukan pengejaran dan hingga pelaku bisa di tangkap.

“Kita dalami dan kita temukan jejak pelaku lewat CCTV, kemudian kita cek rute perjalanan sampai ke TKP penangkapan yaitu di Jakarta Utara,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Zulkarnain ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Purwakarta, Selasa (12/04/2022).

Zulkarnain mengatakan, saat dilakukan penangkapan pelaku mencoba melawan petugas dan dengan terpaksa pelaku di lumpuhkan dengan timah panas.

Baca juga  Goda Istri Orang, Tukang Sayur Kena Bacok

“Pelaku mencoba melakukan penyerahan kepada penindak dari kami sehingga kita melakukan tindakkan tegas, terarah dan terukur,” katanya

Usai menangkap pelaku satu unit mobil operasional Satreskrim datang ke IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta, mereka membawa pelaku yang alami luka tembak dibagian kaki sebelah kanan.

Tim medis langsung melakukan perawatan hingga akhirnya pelaku dapat di bawa ke Mapolres Purwakarta untuk di lakukan pemeriksaan, dengan luka di tutup perban.

Hasil pemeriksaan sementara, pelaku merupakan jaringan yang beroperasi di pulau Jawa. Mereka mengincar kendaraan besar yang terparkir di ruang publik atau dilokasi proyek.

Target sasaran yang di ambil pelaku adalah komponen elektronik yang ada di kendaraan tersebut seperti speedometer hingga Elektronik Control Unit.

Baca juga  Polisi Resmi Jebloskan Nikita Mirzani ke Penjara

“Pelaku memang jaringan spesialis kendaraan besar. Di Purwakarta sudah melakukan tiga kali pencurian di rest area 72 tol Cipularang, sedangkan di pelabuhan merak mereka sudah melakukan puluhan kali,” ungkapnya.

Sutrisno beraksi tidak sendirian, namun dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas yang identitasnya sudah di kantongi.

Pelaku terancam pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan masa hukuman 7 tahun penjara. Satu unit kendaraan yang di pakai pelaku diamankan sebagai barang bukti.