News  

Sindikat Narkoba Ini Diringkus Polisi, Pekerjaan Aslinya Bikin Heran

INDOKRIMINAL.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) menangkap enam orang anggota sindikat narkoba di daerah itu.

Para anggota sindikat narkoba itu diamankan di lokasi berbeda. Mereka berinisial ZN (38) EM (31), HT (46), DL (41) dan NS (37) serta RS (43).

Kepala Bidang (Kabid) Berantas BNNP Sulsel Kombes Joni Triharto menyebut tim awalnya menangkap pria berinisial ZN (38).

“Dia memiliki sabu-sabu seberat tiga kilogram. Penangkapan pelaku setelah anggotanya kami amankan duluan,” ucap Joni di Makassar pada Rabu (23/3).

Perwira menengah Polri itu menerangkan pengungkapan kasus itu berawal dari penangkapan DL dengan barang bukti sabu-sabu sebanyak 15 paket.

Setelah diinterogasi tim BNNP Sulsel, DL mengaku bahwa barang haram itu milik ZN yang diperoleh dari pria berinisial HT.

Baca juga  Oknum PNS Ini Disergap saat Gelar Pesta Sabu

“Dia (DL) mengaku sabu-sabu itu milik ZN. Dia melakukan tindakan tersebut karena mendapat upah Rp 3 juta per kilonya,” terang Kombes Joni.

Setelah itu, tim gabungan menuju Desa Boki di Kabupaten Pinrang dan mengamankan ZN.

Kepada petugas, ZN mengaku mendapatkan sabu-sabu dari seorang bandar di Nunukan melalui perantara DW.

Versi ZN, hanya DW yang memiliki akses untuk memesan narkoba di Nunukan, Kalimantan Utara. Pemesanan itu dilakukan pada Desember 2021.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap ZN, dia mengaku masih menyimpan sabu-sabu sebanyak 3 kg di kandang sapi milik rekannya berinisial UL.

“Tim kami pun mengamankan UL bersama sabu-sabu di kandang sapi tersebut. Selain itu, kami juga mengamankan NS, EM dan HT yang ikut serta dalam kasus ini,” ujar Kombes Joni.

Baca juga  Berseragam Polisi, Penipu Ancam Sebar Video Bugil Korban

Menurut BNNP Sulsel, para tersangka aslinya berprofesi sebagai petani dan peternak di daerah Pinrang.

Para pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (mcr29/fat/jpnn)